Dulu, ketika awal kenal istilah "Mentoring Agama Islam" atau MAI di Kampus, saya sangat terkesan mendengar nasyid "Rasulullah", air mata tiba-tiba mengalir begitu saja ketika pertama kali mendengarnya. Entah kenapa, rasanya ada yang sejuk menyapa lembut hati dan jiwa. Mungkin karena selama ini, hati dan jiwa serta raga ini benar-benar jauh dari apa yang disyari'atkan dan ditauladankan oleh Allah dan Rasul-Nya, kering keronta tanpa lembab iman. Saya bersyukur karena Allah mempertemukanku dengan orang-orang yang lembut dan santun itu, dan juga MAI yang "menjerat" hati dan nuraniku untuk berusaha mendekat kepada Allah SWT,,, # LoveAllah&Rasul #LoveMAI#LoveLDKunram... :)
***
RASULULLAH
***
Rasulullah dalam mengenangmu
Kami susuri lembaran sirahmu
Pahit getir perjuanganmu
Membawa cahaya kebenaran
Engkau taburkan pengorbananmu
Untuk ummatmu yang tercinta
Biar terpaksa tempuh derita
Cekalnya hatimu menempuh ranjaunya
Tak terjangkau tinggi pekertimu
Tidak tergambar indahnya akhlaqmu
Tidak terbalas segala jasamu
Sesungguhnya engkau Rasul Mulia
Tabahnya hatimu menempuh dugaan
Mengajar arti kesabaran
Menjulang panji kemenangan
Terukir namamu di dalam Al-Qur'an
Rasulullah kami ummatmu
Walau tak pernah melihat wajahmu
Kami coba mengingatimu
Dan kami coba mengamal sunnahmu
Kami sambung perjuanganmu
Walau kita tak pernah bersua
Tapi kami tak pernah kecewa
Allah dan Rasul sebagai pembela
***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar